2013/03/06

Fungsi Meditasi Bukan Sekadar Melatih Pikiran

Kita dapat belajar untuk menyadari kehadiran kemarahan yang datang sebagai tamu tak diundang dengan menyambutnya melalui jamuan positif (Adjie Silarus)


Aktivitas duduk bersila dengan mata terpejam dan pengaturan nafas dalam sebuah meditasi, bukanlah sebuah ritual agama tertentu. Sikap badan seperti itu bisa dilakukan siapa saja, dan bisa memberikan dampak positif yang hebat dalam hidup kita.

Aktivitas tersebut bisa melatih pikiran ke arah lebih positif, alih-alih bisa menghilangkan stres yang sedang mendera. Pola yang digunakan dalam meditasi membantu setiap orang untuk mengendalikan cara berpikir hingga bagaimana cara mengenali siapa diri kita sesungguhnya.

Ketika jiwa Anda terasa hampa, gelap seolah tidak ada cahaya, maka segeralah kembali merenungkan apa tujuan kita hidup. Proses merenung dimana pikiran hanya terfokus pada pada satu hal yaitu DIRI ANDA. Kenali apa kelebihan dan kekurangan diri, pencapaian dan kegagalan yang sudah dilalui, koreksi positif dan negatif yang dimiliki, dan capailah satu kesimpulan, “Buang yang buruk, ambil yang baik.”

Masa lalu bukanlah patokan masa depan Anda. Masa lalu bukan pula target masa kini Anda. Masa lalu, masa kini, dan masa depan menjadi tiga hal yang berbeda. Meditasi membuat Anda fokus pada masa kini. Menjalankan hidup sebaik-baiknya di masa kini, terlepas dari seburuk apa Anda di masa lalu. Jika Anda di masa kini sudah fokus dan mengusahakan yang terbaik, bukan tidak mungkin masa depan Anda akan berkilau selayaknya berlian.

Meditasi membantu Anda untuk menjalankan hidup sepositif mungkin. Sekali lagi, tidak peduli bahwa ada begitu banyak perubahan mengejutkan dalam hidup Anda, Anda tetaplah berada dalam posisi tenang.

Metode meditasi akan membantu Anda mengendalikan arus pikiran, sehingga masalah berat tidak bertambah berat, dan masalah kecil tidak menjadi berat. Sikap Anda pun akan menjadi lebih stabil dan positif.

Adjie Silarus merupakan seorang Meditator yang sudah merasakan hasil dari meditasi yang dilakukan selama bertahun-tahun ini. Adjie, yang pernah memiliki penyakit yang berawal dari stres ini, berusaha menyembuhkan penyakit dengan pola pikirnya, bukan dengan obat-obatan. Dia menggunakan meditasi sebagai sarana penyembuhan fisiknya. Gaya hidup positif yang berawal dari meditasi, dilakukannya secara konsisten, sehingga bukan saja pola pikirnya yang terlatih namun kesehatannya pun pulih jauh lebih baik!

Meditasi yang sering dikaitkan dengan praktik semedi pada kalangan agama tertentu ini, sebenarnya sudah dilakukan oleh nenek moyang kita sejak dulu, sebagai salah satu bentuk rasa syukur atas kekuatan Mahabesar yang menggerakkan kehidupan. Meditasi menjadi sarana perenungan dan penyatuan diri terhadap alam sekitar. Inilah sebabnya, meditasi sebenarnya bisa dilakukan oleh lintas agama, dengan niatan melatih pikiran untuk lebih bisa menerima keadaan diri.

Bahkan pada masa kini, meditasi modern lebih menekankan pada fungsi melatih pikiran, meskipun ternyata manfaat meditasi bukan sekadar itu saja. Banyak efek positif lainnya yang bisa didapatkan. Diantaranya adalah tumbuhnya kesadaran terhadap diri sendiri, lebih mengenal dan memahami alam sekitar, menumbuhkan kepercayaan diri dan kesabaran untuk rendah hati.

Selain itu, meditasi bisa membuat seseorang dekat dengan Sang Maha Pencipta, mensyukuri apa yang telah digariskan oleh-Nya. Sehingga dengan penerimaan yang positif terhadap Sang Pencipta dan diri sendiri tersebut, lahirlah kesehatan pada tubuh. Fungsi organ tubuh menjadi membaik, dan pada beberapa kasus bisa menyembuhkan berbagai penyakit, seperti yang sudah dirasakan oleh Adjie Silarus.

Jika dengan teratur bermeditasi, seseorang bisa meraih kualitas hidup yang lebih baik dari sebelumnya, lalu apa yang perlu ditunggu? Adjie Silarus akan membantu Anda untuk memulai hari-hari yang lebih cerah dan bahagia dengan meditasi. Sejumlah pelatihan bisa didapatkan untuk mendapat kualitas meditasi yang benar-benar bermanfaat. Bukan hanya sekadar melatih pikiran, namun juga mencerahkan hidup dan meningkatkan kesehatan diri Anda. Jalan sukses akan terbentang lebih lebar manakala kita bahagia dan sehat jasmani rohani!

Pikiran yang jernih dan penerimaan positif akan membuka segala jalan mencapai pertolongan-Nya.  


Personal Branding Agency, Indscript Creative
Manajemen Adjie Silarus, 268ED6C1

Untuk Bahagia, Anda Perlu Memaafkan Masa Lalu

Banyak orang meyakini bahagia itu selalu bersyarat hanya karena seolah demikianlah yang banyak terjadi. Orang menganggap bahwa bahagia itu bisa diraih jika tidak terjadi sesuatu yang buruk di masa lalu. Misalnya, saat kehilangan kekasih, orang cenderung mengatakan alangkah bahagianya jika kekasihnya tidak pergi. Saat dalam keadaan bangkrut, orang mengatakan alangkah bahagianya jika rekan bisnis mereka tidak menipu. Pendek kata, setiap kejadian buruk adalah sumber dari rasa kecewa serta ketidakbahagiaan seseorang.

Namun berbeda dengan yang diyakini banyak orang, Adjie Silarus justru melihat bahwa kebahagiaan seharusnya tidak ditentukan oleh masa lalu. Orang muda yang telah beberapa tahun menekuni dunia meditasi ini mengatakan, bahwa kebahagiaan hanya akan hadir jika orang MEMILIH UNTUK  BAHAGIA! “Jika masa lalu kita suram, bukan berarti masa depan kita akan berakhir kelam. Masa depan gemilang bukan ditentukan oleh masa lalu yang cemerlang, namun lebih ditentukan oleh seberapa kuat Anda dapat mengampuni masa lalu,” ujarnya.

Pria berpenampilan tenang dan kalem ini mengatakan, bahwa bahagia sebenarnya bukanlah sesuatu yang bersyarat, seperti yang diyakini banyak orang. Sebab, kebahagiaan akan hadir dengan sendirinya ketika seseorang memilih untuk ikhlas dan mengampuni masa lalu, serta menanamkan rasa bahagia itu dalam hati serta pikiran mereka. Adjie mengibaratkan keikhlasan dan pengampunan masa lalu, seperti halnya bumi yang selalu memaafkan manusia pada setiap kesalahan yang mereka perbuat. “Manusia perlu belajar memaafkan. Jadilah orang yang pemaaf, bukan pendendam. Masa lalu bukan sesuatu yang harus dibawa dalam setiap perjalanan. Masa lalu justru adalah jalan pembuka masa depan,” kata Adjie Silarus.

Lulusan Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) ini selanjutnya menuturkan, bahwa tidak sulit untuk memulai mengampuni masa lalu yang meninggalkan trauma dalam diri. Cukup dengan memulai bermeditasi secara teratur, memejamkan mata, sadari sepenuhnya seluruh rasa dalam diri kita dan kita terima segala kebencian apa adanya. Kemudian perlahan menghirup udara, dan menghembuskan napas dengan membayangkan seolah-olah segala racun dalam hati kita peluk dengan penuh kasih sayang bersama hembusan napas itu.

Adjie Silarus mengatakan, bahwa trauma ibarat sumber karat yang memenuhi jantung, hati, dan diri seseorang, yang kemudian akan merongrong kesehatan fisik mereka sendiri. Rasa sakit dan trauma yang tidak diatasi, akan membuat seseorang merasa kecil  dan sempit di tengah kehidupan yang sebenarnya besar dan luas. “Karenanya, bangkitlah. Anda harus mencari bahagia dengan cara ternyaman yang Anda bisa. Sembuhkan diri Anda, dan hiduplah dengan tenang di masa kini. Ampunilah trauma dan masa lalu itu,” dorong Adjie, dengan nada suara yang memotivasi sekaligus meneduhkan.

Kunci bahagia adalah dengan belajar memadukan masa lalu, masa kini, dan masa depan, menjadi sebuah kekuatan yang utuh. Adjie Silarus menyarankan untuk belajar melupakan setiap hal buruk di masa lalu, membuang trauma, dan mengikis dendam dengan cara menenangkan diri dan memasuki keheningan. “Meditasi membantu Anda membebaskan diri dari beban jiwa. Meditasi juga dapat membantu Anda mengampuni masa lalu dan menyembuhkan trauma,” ujarnya.

Kini, sudahkah Anda mengampuni masa lalu? Dan, sudahkah Anda bermeditasi hari ini?

Personal Branding Agency, Indscript Creative
Manajemen Adjie Silarus, 268ED6C1

2013/03/05

Yamaha Xeon RC, Sepeda Motor yang Mom's Friendly

Mom Friendly's Motor Bike. Foto pinjam di sini
Setelah kelahiran anak bungsu saya hampir dua tahun lalu, saya memutuskan untuk meninggalkan pekerjaan formal dan mulai bergelut menjalani pekerjaan informal sebagai Penulis dan Ibu Rumah Tangga. Awalnya terasa amat gamang untuk bekerja di rumah tanpa rutinitas jelas seperti ketika saya bekerja formal.

Sedikit demi sedikit saya beradaptasi dengan 'irama' dan rutinitas kehidupan di rumah. Dengan tiga anak yang harus diperhatikan (dua lelaki dan satu perempuan), diurus dan didampingi, saya baru sadar menjalani pekerjaan informal ini amat membutuhkan;
  • Kesabaran, sabar dengan jadwal anak-anak yang suka mendadak berubah. Misalnya, jam menulis harus menjemput anak yang pulang lebih cepat. Atau Jadwal les berubah karena pembimbing berhalangan. Atau mau berangkat antar Kakaknya les, adiknya ribut minta ikut.
  • Kedisiplinan, disiplin dengan waktu untuk tetap 'keukeuh' menulis sesuai jadwal. Walaupun banyak gangguan, entah dari diri sendiri atau dari luar, harus tetap meluangkan waktu untuk menulis.
  • Kecepatan, waktu adalah berharga jika ingin semua rencana jadwal saya terlaksana dengan mulus.
Berhubung sebagai orangtua yang ber-tipe lumayan 'rewel' dan 'kepo' (dalam artian: harus selalu ada dan mau tahu segalanya) terhadap hampir 90% kegiatan anak, akhirnya saya merasa kewalahan untuk bolak-balik mengantar jemput anak-anak, terutama dengan angkutan umum.

Rutinitas saya di pagi hari, pukul 06.15 Wib mengantar dua anak terbesar ke sekolah. Lalu setiap 3 hari sekali langsung ke pasar membeli bahan-bahan stok masakan dan makanan supaya segar. Pukul 08.00 Wib sampai di rumah saya akan langsung memandikan putri bungsu saya, memberi ASI, dilanjutkan dengan menulis sampai pukul 12.00 Wib. Setelah itu mengantar makan siang ke sekolah anak-anak. Setelah pulang bermain dengan si kecil, menyusui dan menonton acara bayi-bayi di TV. Pukul 15.00 Wib acara menjemput Kakak-kakak kembali dilakukan. Pukul 16.30 - 18.30 Wib mengantar duo Kakak ke dua tempat les yang berbeda. Ini semua jadwal 'tanpa gangguan ' alias jadwal tetap. Yang termasuk kategori 'gangguan' misalnya ; anak sakit harus dijemput dari sekolah, adik kecil merengek-rengek minta ikut, ada buku yang tertinggal minta diantar ke sekolah, pulang sekolah ternyata lebih awal tanpa pengumuman resmi, suami ingin dibelikan sesuatu dari supermarket, mesti mampir-mampir berbelanja di beberapa tempat yang jarak-nya 'nanggung', ke bank atau ATM membayar tagihan bulanan, dll.

Kadang-kadang, di kala terburu-buru angkutan umum alias angkot yang ditunggu lama sekali muncul. Atau ada kejadian, angkot memutar balik sebelum sampai ke tujuan akhir karena penumpangnya cuma saya seorang. Bahkan saya pernah dipersilahkan untuk turun tanpa membayar karena penumpang angkot-nya 'gak penuh-penuh. Atau angkot yang 'nge-tem' (istilah untuk menunggu penumpang di terminal resmi, terminal bayangan atau di depan gang masuk perumahan/sekolah) lama sekali, sehingga anak saya terlambat. Dan kebanyakan supir-supir yang semena-mena itu tidak pernah merasa bersalah. Walaupun banyak juga supir angkot yang baik, ramah dan patuh pada rute angkotnya, saya merasa capek sekali berurusan dengan angkot. Maka saya berpikiran untuk memiliki sepeda motor untuk mempermudah dan mempercepat mobilitas saya dalam memenuhi kewajiban rutin.

Gambar Angkot. Foto pinjam dari sini

Jadilah saya bergerilya, mencari tahu soal dunia motor. Usaha pertama saya adalah 'ngobrol' soal motor dengan pemilik bengkel sebelah rumah saya. Alhamdulilah, si pemilik bengkel amat informatif soal dunia motor. Ya iyalah...beliau kan punya bengkel motor, pasti beliau paham motor dan teman-temannya bukan?hahaha...Jadi akhirnya saya tahu soal dunia permotoran. Mulai dari bedanya sepeda motor matik dan manual, kopling, apa itu suspensi, Fuel Injection, sampai bagaimana cara mengganti oli.

Kemudian saya juga mencari informasi soal sepeda motor keren, cepat, dan canggih yang menjadi pilihan ibu-ibu sesama pengantar jemput anak di sekolah. Kebanyakan ibu-ibu pengendara motor ini menggunakan motor Yamaha tipe Mio dan Xeon. Menurut mereka tipe-tipe ini lebih pas buat perempuan. karena tidak terlalu tinggi dan ringan. 

Pemilik bengkel tetangga saya juga menyarankan saya untuk membeli sepeda motor Yamaha Xeon. Terutama karena awal tahun 2013 ada tipe Xeon baru yang di rilis Yamaha http://www.yamaha-motor.co.id/xeon-rc/., yaitu Xeon RC. Saya jadi tertarik dan mulai mencari tahu mengenai Yamaha Xeon RC.

Bersumber dari http://www.yamaha-motor.co.id/xeon-rc/. RC artinya Racing Champion, untuk mempertegas Xeon sebagai matik racing berteknologi balap dengan DiASil Cylinder dan Forged Piston. Dengan penyempurnaan teknologi mesin 125 cc berpendingin cairan dan penambahan YMJET-FI menaikkan tenaganya menjadi 11,4 PS dan torsi meningkat jadi 10,4 Nm. Perubahan ini menghasilkan akselerasi yang lebih spontan namun lebih irit sekitar 20 persen. 

Foto dipinjam dari sini

Dengan tagline Keren, Cepat, Canggih – matik injeksi ketiga Yamaha setelah Mio J dan Soul GT ini memiliki desain bodi sporty dan agresif. Terinspirasi pesawat tempur F117-Nighthawk yang tampak jelas pada cover desainnya yang aerodinamik. Serta desain lampu belakang dengan konsep After Burner Jet Tail Lamp. Lampunya sudah Automatic Headlight On (AHO).

Foto dipinjam dari sini
Xeon RC memiliki bobot yang lebih ringan dan ramping dibandingkan kompetitornya. Ini menjadikannya lebih lincah bermanuver seperti Nighthawk saat meliuk-liuk di langit. Detail desain Xeon RC sangat mengagumkan dengan pelek berwarna merah (khusus untuk varian warna merah). Hero bike ini dan empat varian warna lainnya yaitu biru, ungu, hitam dan putih memiliki wheel pin stripe dan shock breaker belakang berwarna merah yang semakin memperkuat kesan sporty. Jok dan kombinasi warna bodi Xeon RC menggunakan dua warna sehingga tampak lebih sporty dan berkelas. Kesan yang sama juga diberikan untuk cover knalpot-nya yang berwarna titanium. Knalpot Xeon RC sendiri diadaptasi dari motor Yamaha T-Max yang berkesan powerful dan eksklusif.

Foto di pinjam dari sini
Lima warna Xeon RC punya nama keren Victorious Red (merah - putih), Regal Purple (ungu - putih), Dazzling Black (hitam - kuning), Cosmic White (putih - oranye) dan Thunder Bolt Blue (biru - putih). 

Yamaha Xeon RC Dazzling Black. Foto pinjam di sini

Yamaha Xeon RC Thunder Bolt Blue. Foto pinjam di sini

Yamaha Xeon RC Regal Purple. Foto pinjam di sini

Yamaha Xeon RC Victorious Red. Foto pinjam di sini

Yamaha Xeon RC Cosmic White. Foto pinjam di sini


Bagasinya memberikan kenyamanan berkendara dengan Half Face Helm In. Key Shutter tiga fungsi untuk menyalakan motor, pengaman ganda dan pembuka bagasi. Pengeremannya Smart Lock System yang praktis digunakan dan aman saat mengerem di jalan menanjak atau menurun. Dilengkapi lagi dengan Smart Stand Switch yang berfungsi membantu kenyamanan berkendara.

Rasa-rasanya lengkap sudah informasi mengenai sepeda motor yang cukup membuat saya tertarik ini. Ditambah lagi menurut pemilik bengkel tetangga saya, Xeon RC walaupun tipe Racing Champion yang ber'kesan' khusus motor untuk adu balap, tetap Woman Friendly. Atau mungkin akan jadi Mom Friendly, karena kebanyakan ibu-ibu akan memperhatikan keamanan dan kenyamanan berkendara,dan hal ini sudah di sediakan oleh Smart Lock System dan  Smart Stand Switch. Tambahan lain, tarikan tenaga awal yang halus pada motor ini tidak membuat ibu-ibu terkejut. Tenaga baru terasa kalau sudah di kecepatan 50 km/jam ke atas. Sehingga tidak ada momen-momen panik dot com yang bisa membuat para wanita hilang konsentrasi sewaktu mengendarai sepeda motor ini. Selebihnya kita bisa ngebut!

Semoga Yamaha Semakin Tak Tertandingi!

Tulisan ini diikutsertakan dalam Yamaha Blog Contest di Blog Detik.




2013/03/02

Mengubah ‘Emoh’ Menjadi ‘Mau!’



Memiliki ‘label’ orangtua ternyata tidak semudah yang dibayangkan. Menjadi orangtua selain berharap anak akan tumbuh menjadi anak yang soleh/soleha juga tumbuh menjadi anak yang periang, cerdas dan sehat. Lalu bagaimana tujuan mulia tersebut bisa tercapai bila acara makan pun menjadi ajang ‘perang’ antara orangtua dan anak? Belum lagi semua serbuan produk makanan cepat saji yang selalu jadi menu favorit anak. Butuh solusi cerdas untuk mengatasi hal ini agar anak mendapatkan gizi seimbang.

Anak ke-tiga saya, Ameera (21 bulan) adalah seorang picky eater yang parah. Semua makanan yang menurut Ameera bukan menu favorit, maka Ameera akan mengatakan 'emoh', bila suka Ameera akan bilang 'mau!'. Setelah saya telusuri kebiasaan ini terjadi karena;



  • Secara fisik, Ameera menderita alergi untuk semua produk sapi, seafood, kacang dan telur. 
  • Pengaruh dari kami orangtua yang salah kaprah dalam memberikan asupan makanan dengan gizi seimbang.
  • Makanan yang itu-itu saja membuat Ameera bosan. Ameera hanya mengkonsumsi ASI sampai 6 bulan. Setelah itu asupan makanannya ditambah dengan bubur saring MPASI yang hanya memiliki variasi seputar daging ayam, wortel, bayam yang diblender, hingga umur satu tahun.

Buat saya hal ini tidak cukup. Dan saya harus segera membuat variasi makanan yang baru dengan gizi seimbang. Setelah berkonsultasi dengan DSA, maka saya memberanikan diri untuk mencoba mengubah pola makan dan berusaha memberikan semua makanan sumber alergi-nya untuk diolah dan dimakan. Bila timbul alergi, makanan akan saya hentikan sementara, bila alergi-nya sudah menghilang dimulai lagi. Hasilnya tubuhnya sudah mulai beradaptasi dengan semua pemicu alergi-nya.



Sup Ayam dengan bayam. Foto pinjam dari sini

Nugget Ikan. Foto pinjam dari sini


Fritata Rice

Menu favorit Ameera yang biasanya hanya sup ayam wortel dan buncis, sekarang bertambah dengan variasi ikan laut yang segar, daging sapi cincang dalam perkedel, tempe dan tahu goreng, mie goreng dengan wortel serut, telur rebus sampai pada sayuran tumis yang tidak terlalu keras. Untuk membantu pertumbuhan otak agar sehat dan cerdas, saya memberikan minyak ikan cod dari Seven Seas. Sekarang Ameera tumbuh menjadi anak yang aktif, sehat, riang dan cerdas.




Dari pengalaman saya dan Ameera, saya menyimpulkan bahwa bila ingin anak mendapat asupan makanan dengan gizi seimbang, orangtua harus memiliki ide kreatif sebagai solusi cerdas. Yang saya lakukan agar Ameera mau makan, tidak menimbulkan perang dan tangisan berlarut-larut adalah ;

  • Mengenalkan makanan secara bertahap, misalnya saya akan membuat nugget ikan dan sup ayam bayam, jus alpukat dan tahu goreng selama 3 hari berturut-turut sampai Ameera terbiasa dengan rasanya, lalu mengganti menu-nya untuk tiga hari kedepan.
  • Buat makanan dengan porsi kecil-kecil, kecenderungan Ameera menghabiskan makanan yang terlihat ‘kecil’ lebih banyak daripada makanan yang terlihat ‘besar’
  • Buat suasana makan menjadi hal yang menyenangkan, dengan pujian bila satu suapan masuk dan membiarkannya makan sendiri. Tidak perlu mempedulikan meja yang kotor dan berantakan.
  • Jangan paksa anak bila sedang tidak mau makan, alihkan saja perhatiannya pada hal lain dan usahakanlah memasukkan makanan tanpa disadarinya.
  • Tidak perlu terlalu mentaati jadwal makan, pastikan saja setiap 1 – 2 jam sekali ada makanan yang masuk ke dalam perut anak. Misal susu, cemilan, jus. Anak yang picky eater akan sulit patuh pada jadwal. Nanti bila sudah tambah besar jadwal makan sedikit demi sedikit bisa dipatuhi.
  • Jangan membiasakan anak mengkonsumsi permen atau coklat, untuk menghindari sakit gigi dan kekenyangan sebelum makan makanan yang sehat dengan gizi seimbang.

Tentu saja semua orangtua paham, bahwa belajar memahami dan mengerti karakter, kepribadian, dan kesukaan anak adalah suatu tantangan. Mungkin memang harus dimulai dari soal kecil seperti memberikan gizi  seimbang dalam makanan dan menu favorit anak. Tetapi saya mendapati bahwa berhasil membuat kata ‘emoh’ menjadi ‘mau!’ dalam hal makanan adalah suatu tantangan yang menyenangkan. 


Tulisan ini diikutkan dalam 


2013/02/28

Ketika Hari Tampak Seperti Akan Hujan

Ketika hari tampak seperti akan hujan
Aku termangu melamun tak bertepian
Sudut-sudut syahdu terbentuk dari bayangan
Tak pelak siur angin menambah semilir

Ketika hari tampak seperti akan hujan
Banyak mata menanti keputusan
Banyak hati berharap masalah kan usai
Banyak tangan menunggu tujuan 'kan usai


Ketika hari tampak seperti akan hujan
Penantian seperti berujung duka
Pengharapan tak seperti impian
Perjalanan seperti terulur  lara

Oh hari yang tampak akan hujan
Berbaik hatilah pada kami
Tampakkan jua hasil doa kami
Tunjukkan jua hasil bakti kami

Tuaian cinta kasih kami kepada bumi
Jerih payah kami mencari rejeki
Doa kami kepada Yang Kuasa
Asa kami yang dihantarkan kepada-Nya

Oh hari yang tampak akan hujan
Sampaikan salam sembah kami kepada Yang Maha Esa
Semoga kami sampai pada sempurna-Nya ingatan
Sehingga ridho-Nya tercucur pada semesta


2013/02/24

PromptChallenge Quiz: SATIYA


Rim sudah lama tersadar. Dan, Rim kesal sekali.
Suara-nya hilang. Hanya gema suara-nya yang rasanya bergaung keras dan memantul-mantul di dada. Tubuh-nya juga tak bisa digerakkan. Seolah semua urat dan engsel penyambung-nya putus. Tak ada kendali-nya atas tubuh-nya sendiri. “Ugh...,” gerutu Rim.

Disampingnya berdiri Net yang tersedu-sedu, memeluk tubuhnya dan keluh kesah Net terdengar jelas di telinga Rim. “Rim..Rim..betapa bodohnya kamu. Bagaimana bisa kau tertabrak begitu saja? Bagaimana kita akan menjelaskan hal ini kepada  Mama? Rim..Rim..malangnya nasibmu. Kalau bisa bertukar peran, aku akan menggantikan-mu dan menanggung semua.”  Isak Net.

Sedih sekali Rim mendengarnya. Ingin sekali dia memeluk Net.

“Kriet..” Suara derit pintu yang terbuka terdengar di ruangan itu. Dua sosok wanita muncul.

Net menoleh. Dengan wajah bersimbah airmata, Net menyapa.“ Mama...Mbah Mis” Dipeluknya dua orang yang dikasihi-nya itu.Rim juga ingin memeluk mereka. Kenapa sih badanku? Rutuk Rim,  gemas.
Tetapi tak lama kemudian, Mama dan Mbah Mis pun memeluk Rim, serta menangis, “Rim...oh Rim.” 
Rim jadi sangat sedih. Kamar ini terasa sangat muram.

“Net...ada apa sebenarnya ini?” tanya Mama dengan pandangan pilu. “Rim tertabrak mobil? Lalu mengapa orang rumah sakit menelepon untuk mengurus jenazah bayi? Bayi siapa? Mama bingung, Net?”

Tiga kepala seolah-olah mendadak tersadar dari suasana haru biru, kembali kepada kenyataan; 

Rim tersentak. Bayi-ku yang malang. Maafkan aku, jerit Rim.

Net tersentak, sambil melirik Rim, Net menjawab, “Akan Net jelaskan, Ma. Tapi Mama harus tabah. Setabah Rim yang sudah lama menanggung rahasia ini.”

Mbah Mis tersentak, “Inna Lillah! Bayi? Bayi apa? Kapan lahirnya kok tiba-tiba sudah ada jenazahnya? Kapan Rim hamil?” Mbah Mis memberondong Net dengan pertanyaan-pertanyaan yang tiba-tiba memberondong kepalanya.

Net kembali  menarik napas. Mungkin sebelum merasa keberanian-nya menghilang, Net segera bercerita. “Enam bulan lalu, Mama ingat kita ke puncak? Malam itu Rim dan aku diperkosa di Vila, Ma. Oleh Satiya. Satiya seperti-nya mabuk berat dan rupanya sangat menyeramkan. Aku di pukul-nya hingga pingsan, Rim juga. Kejadian itu sangat mengerikan buat kami. Tetapi kami sepakat untuk merahasiakan-nya dari Mama. Lalu, Rim hamil. Aku tidak. Aku tidak tahu bagaimana bersikap. Rim meminta aku merahasiakan hal ini dari Mama dan Mbah Mis, dan terutama Satiya. Rim ngotot mau melahirkan bayi itu. Rim hamil 5 bulan, Ma. Badannya kecil, kehamilannya juga lancar. Kami berencana pindah tinggal di Apartemen, jadi paling tidak mama tidak akan tahu soal ini, sampai bayi-nya lahir. Mama terlalu sibuk buat kami. Jadi kami rasa menyembunyikan semua ini tak akan ada masalah. Sampai kemarin malam, sebuah mobil oleng menabrak Rim. Rim pendarahan berat. Bayi-nya sudah meninggal, dan sekarang Rim koma. Begitu cerita-nya, Ma.”

Mama terlihat shock. Mbah Mis terlihat tak percaya. Suasana kembali hening.

“Kriet...,” suara pintu terbuka lagi. Sesosok kepala muncul dari balik pintu.
“Syukurlah kalian sudah disini. Bagaimana keadaan Rim?” tanya seorang lelaki bertanya manis sambil berjalan menghampiri Mama, Mbah Mis dan Net. Mama bergidik. Satiya, suami baru Mama.

Rim menggigil mendengar suara lelaki ini. Tanpa kesadaran jemari-nya menggenggam balik jemari Net yang berada di atas jemari Rim. Net merasakannya, dan mengguman pelan, “Aku tahu kembaranku yang kusayang. Aku akan melindungimu dari lelaki biadab ini.”

2013/02/18

Lisence To Dress,for Hijabers!

Gara-gara melihat (maaf) Brutu atau belahan pantat yang dipamerkan seorang wanita yang berjilbab ketika sedang naik motor, saya jadi sangat geregetan! Bagaimana wanita itu bisa tenang berjilbab sementara belahan pantat-nya dipamerkan?*geleng-geleng*

Bayangkan...bagaimana mungkin wanita yang sudah dewasa, tidak paham dengan tata cara berbusana muslimah yang sepatutnya? korban mode? buru-buru? gak ada baju lagi? hem..mungkin.

Tapi untuk mencegah saya berpikir yang tidak-tidak dan buruk, lebih baik saya menyumbangkan ide agar berbusana muslim tidak keluar jalur. Berbusana muslim tetap modis. Berbusana muslim tetap terlihat sopan dan santun. Berbusana muslim sekaligus menjadi syiar agama.

Ini bukan berarti saya modis atau penggemar mode berat yang bermodal kantong tebal. Tidak sama sekali. Buat saya untuk berbusana muslim hanya diperlukan kejelian dan padu padan, dan pahami serta patuhi rambu-rambu yang dilarang. Toh bertutup hijab tujuannya untuk melindungi wanita itu sendiri dari fitnah bukan?

Baiklah, begini tips mudah dan murah dari saya untuk berbusana muslim;
1. Atasan
Inti Busana Muslim pada bagian atas wanita adalah tidak menonjolkan payudara atau belahan payudara.    Sebisa mungkin disamarkan atau ditutupi. Karena  itu, pilihlah pakaian dalam BH yang cukup tebal dan tidak kendur. Ini untuk menghindari 'penampakan' puting payudara yang terlihat di bagian dada. Gunakan kaus dalam yang agak tebal atau bila menggunakan manset berbahan kaos tipis, pastikan manset tersebut dilapisi baju atasan lain berupa rompi atau tunik. Jangan hanya menggunakan manset sebagai luaran bila anda hendak keluar rumah, pastikan anda mengenakan lapisan lagi diatasnya. Pastikan pula semua atasan, kecuali manset, memiliki panjang sampai ke pantat, atau melebihi. Ini untuk kenyamanan kita, agar tidak selalu was-was menjaga 'areal' belakang kita sewaktu keluar rumah.Oh, iya...jangan menggunakan pakaian berbahan rajutan tanpa dilapisi manset, karena pakaian dalam anda akan 'mengintip' dari celah-celah benang rajutan.

2. Bawahan
Bawahan yang kita gunakan bisa berupa rok panjang, Celana Panjang (jeans/bahan/legging). 
INGAT, pemakaian Legging harus dipadukan dengan Rok panjang/Gamis panjang. Jangan hanya menggunakan legging dan tunik sepantat, Legging membentuk paha dan tungkai anda. Jangan pula menggunakan Legging dengan kaus berlengan panjang sepinggul untuk keluar rumah. Tidak santun. Areal pantat dan areal depan bagian genital anda akan terbentuk sempurna. Bila itu yang anda ingin tampilkan, lebih baik tidak usah pakai jilbab. Dan ini berlaku pula untuk pemakaian Jeans-Legging atau Jeans yang berbahan ketat membentuk siluet tubuh. Tolonglah..jangan buat orang sakit mata.
Jika ada tetap mau menggunakan Jeans-legging, carilah atasan yang menutup sampai paling tidak bagian pantat atau lutut anda. Jadi kalau anda berkendara dengan motor anda pun tidak 'pamer' brutu...

Hati-hati pula dengan garis celana dalam. Bila memakai (hanya) legging, anda akan otomatis memamerkan segala aset anda temasuk garis celana dalam, itulah mengapa saya menganjurkan agar menggunakan atasan yang menutupi pantat. 

3. Jilbab
Penggunaan Jilbab semakin hari semakin mudah. sudah banyak jilbab variasi yang instan, yang bisa dipakai dengan cepat. Sehingga penampilan wanita muslimah semakin trendi. Tapi ... masih banyak wanita muslimah lalai mengingat apa yang harus ditutupi oleh jilbab. Sepatut-nya Jilbab menutupi seluruh muka, sampai dada. Jadi leher dan bagian dada atas beserta belahan dada itu tertutupi yaa...kadang saya terkagum-kagum dengan wanita yang dandanannya modis habis dengan baju berlengan tertutup dan kepala bertutup jilbab wariasi yang cantik tetapi leher dan belahan dada-nya terbuka? jadi itu pake jilbab atau hiasan kepala saja? bingung. koleksilah ciput-ciput yang bisa menutupi leher bila hendak ber-eksperimen dengan jilbab variasi. Yang penting kulit asli kita tertutup dan tidak dipertontonkan ke publik. Bila ingin mengikat jilbab dileher pastikan baju atasan kita cukup longgar untuk menyamarkan garis payudara. Sehingga kita merasa nyaman dan tidak sedikit-sedikit mengecek bagian dada.


4. Gamis
Pemakaian gamis juga harus hati-hati. Gamis berbahan katun atau wol tidak akan membentuk siluet tubuh, tetapi gamis dari bahan spandek dan kaus akan membuat 'jeplakan' di areal-areal tertentu. Misal, area dada dan payudara, area garis celana dalam (tampak belakang), dan area bagian genital perempuan (tampak depan). Gamis spandek atau kaus paling aman digunakan dengan lapisan celana dari bahan katun. Pemakaian legging hanya akan memperparah tampilan 'jeplakan-jeplakan' diatas.

Sepertinya hanya hal-hal di atas saja yang harus sangat diperhatikan. Kunci-nya hanya jeli agar anda merasa nyaman dengan diri anda sendiri, tetap merasa cantik, masyarakat tidak 'gerah' dan syiar agama terus anda lakukan. Mudah kan?